Selasa, 25 November 2008

Ibu

Sebening titisan embun pagi 
Secerah sinarnya mentari 
Bila ku tatap wajahmu ibu 
Ada kehangatan di dalam hatiku

Air wudhuk s’lalu membasahimu 
Ayat suci slalu dikumandangkan 
Suara mu penuh keluh dan kesah 
Berdoa untuk putera-puterinya

Oh ibuku engkaulah wanita 
Yang ku cinta selama hidupku 
Maafkan anakmu bila ada salah 
Pengorbananmu tanpa balas jasa 


Air wudhuk s’lalu membasahimu 
Ayat suci slalu dikumandangkan 
Suara mu penuh keluh dan kesah 
Berdoa untuk putera-puterinya

Oh ibuku engkaulah wanita 
Yang ku cinta selama hidupku 
Maafkan anakmu bila ada salah 
Pengorbananmu tanpa balas jasa

Ya Allah ampuni dosanya 
Sayangilah seperti menyayangiku 

Berilah ia kebahagiaan di dunia juga di akhirat

itulah yang selalu ku ingat tentang lagu ini yang membuat aku kangen kepada ibuku, dan merasa berdosa atas perbuatan dan perkataanku yang penuh salah. Bahkan aku berusaha untuk menahan air mata ini agar tidak keluar dari mata ku..... tapi tetap saja aku ngga sanggup meskipun dalam shalat malam sekalipun.

Semoga Amal ibadah nya di terima......... tidak dapat aku membalas kebaikan beliau..... karena begitu besarnya jasanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar