Pandangan Tepat Tentang Waktu
1. Keharusan Menengok Masa Lalu
2. Menatap Masa Depan
3. Memperhatikan Hari Ini
Bagaimana Agar Panjang Umur
Jika kematian adalah akhir dari kehidupan, maka apa yang dinamakan umur itu amatlah pendek. Betapapun panjang umur manusia atau ditunda waktu pencabutan ruhnya, sesungguhnya ia adalah hari – hari yang sudah tertentu dan terbatas. Nafas – nafas yang terbatas oleh waktu dan dipotong oleh maut tanpa izin. Ia hanya meninggalkan tanda bagi si mayit,” dulu dia …. “
Seseorang mampu memanjangkan umurnya jika:
1. Beribadah kepada Allah
2. Mengikuti Sunah Rasul dan Para Sahabat
3. Ikhsan kepada makhlukNya (termasuk silaturrahim)
4. Amal yang berfaedah dan berpengaruh bagi orang lain. (sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat orang lain)
5. Menjadi Pemimpin yang baik dan adil dalam sekelompok besar manusia.
6. Bersabar, berarti berfikir dalam amal yang tekun, pandangan mendalam, menunaikannya untuk perubahan hal – hal yang merusak akar-akarnya, saling tolong menolong antar mukmin untuk menegakkannya.
Umur Kedua Bagi Manusia
Hal ini bias terjadi jika ia meninggalkan ilmu yang bermanfaat bagi manusia atau telah beramal shalih, atau ia memberi pelajaran yang baik, atau ia membangun pondasi kebaikan yang memberikan buah bagi orang – orang sesudahnya, atau ia mempunyai keturunan yang shaleh, dan bagus akhlaknya, maka semua itu akan menjadi penambah umurnya dan memperbaiki sejarahnya.
Virus Pembunuh waktu
Ada banyak virus pembunuh waktu diantaranya adalah:
1. Lalai --->Penyakit yang menyerang akal dan hati manusia, dimana ia kehilangan perasaan dan kesadaran dengan peristiwa – peristiwa yang sedang terjadi, pergantian siang malam.
2. Kebiasan menunda – nunda ---> ada beberapa jenis,yaitu:
• Sungguh engkau tidak tahu apakah akan hidup sampai besok/tidak
• Walaupun engkau mampu menjamin akan hari esok tapi engkau tidak akan aman dengan rintangan – rintangan yang akan datang.
• Setiap hari ada amalnya/kegiatan yang berbeda.
• Menunda atau mengakhirkan membuat diri biasa meninggalkanya.
3. Mencela Zaman ---> zaman hanyalah kumpulan peristiwa yang ditentukan Allah sesuai dengan wahyu dan sunah – sunnahNya. Inilah arti hadist : “Janganlah mencaci maki masa karena sesungguhnya Allah itu adalah sebuah masa” (HR. Bukhori).
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar